Ayu siswi MTS

Ayu siswi MTS

Langsung di mulai.
Perkenalkan nama ane Feri. Ane ingin cerita tentang pengalaman ane dulu waktu masih sekolah di MTs ternama Bandung dengan seorang Jilbaber (no sara ya gan). Tepatnya waktu kelas 2 gan.
Langsung aja gan. Mungkin waktu itu namanya cinta pada pandangan pertama gan. Adalah Ayu, seorang gadis Aceh dg paras sangat cantik dan putih bersih membuat hati ini bergetar ketika pertama bertemu di ruang kepala sekolah. Ditambah lagi jilbabnya yang lebar menambah pesona kecantikannya tak terkalahkan. Mungkin mirip Riyanti jika berjilbab gan di film AAC. Benar-benar flawless.

Poker Online Indonesia Terpercaya

Nah, waktu itu ane di panggil kepsek agar mengantar ke kelas dan memperkenalkan Ayu ini di kelas ane, 2A. Ane adalah ketua kelas waktu itu. Ayu itu pindahan dari Aceh dan kepsek bilang bahwa Ayu ini memang sedikit pemalu, atau malah sangat pemalu. Bahkan mungkin bisa dikatakan pendiam gan, karena bila ane tanya-tanya jawabnya cuma singkat-singkat. Pandangannya pun selalu mengacuhkan ane gan. Dicuekin seperti itu ane tanya pada pak kepsek tentang Ayu ini gan. Ternyata Ayu ini pindahan dari sekolah berasarama khusus wanita di Aceh. Dan pindah ke Bandung ikut orangtuanya.
Singkat cerita ane ajak Ayu ke kelas ane. Memang kelas ane itu rata2 cowok gan. Dari 35 siswa, ceweknya cuma 9. Jadi masih ada satu bangku lowong lagi untuk cewek. Ayu langsung duduk di sebelah Intan.
Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, teman2 cowok ane pada berusaha ngajakin ngobrol Ayu. Tapi semuanya dicuekin gan. Jangankan kawan-kawan ane, ane sendiri yang ketua kelas saja jarang sekali ngobrol dengan dia. Dia tertutup banget dengan laki2. Dia cuma mau ngobrol sama temen-temen cewek. Pernah suatu saat ane tanya pada Intan tentang sikapnya yg seperti itu. Kata Intan, bahwa sebenarnya dia itu bukan malu, tapi takut. Ane tanya takut gimana maksudnya, tapi Intan juga tidak tahu.
Suatu hari, ane pulang telat gan. Karena ada sedikit pelajaran tambahan dari pak Bambang, guru bahasa inggris ane, untuk persiapan lomba debat bahasa inggris besok. Yah, memang ane itu lumayan jago bahasa inggris gan. Sejak SD ane sering di suruh untuk mewakili sekolah lomba2 yg berbau bahasa inggris gan. Sore pun tiba, ane mulai berkemas untuk pulang. Setelah berkemas, ternyata ada yang lupa gan, dompet! Ane galau gan. Mana sekolah sudah sepi lagi. Ane ingat2. Tp blank. Akhirnya ane inisiatif ke kelas. Barangkali dompetnya jatuh disana.
Sampai di depan kelas, ane denger percakapan 2 orang yg ane sangat kenal, bu Citra dan Ayu. Bu citra adalah guru Ipa kami gan.
“Oke, kayaknya sudah mantap, semoga sukses besok lombanya ya Ayu”, kata bu Citra samar2 ane dengar dr balik pintu. Oh, ternyata yang mewakili lomba IPA besok adalah Ayu. Memang harus ane akui bahwa Ayu sangat pintar IPA, nilai-nilainya hampir selalu sempurna.
“Iya bu, makasih”, jawab Ayu.
Ane pun langsung buka pintu. Ane lihat wajah mereka berdua agak kaget karena pintunya tiba-tiba di buka.
“Eh, kamu Feri, bikin kaget saja”, ucap bu Citra sambil agak melotot.
“Maaf bu..”, jawab ane sekenanya
“Ini dompet kamu, tadi jatuh ada di depan ruang guru, hati-hati kalo bawa dompet”
Mata ane langsung berbinar-binar gan.
“Iya bu, dari tadi ane juga nyari2in”
“Udah jam setengah 5 Ayu, Feri, agak mendung juga, jemuran ibu di rumah banyak, ibu harus segera pulang”
“Iya bu”, ane langsung ambil dompet ane di mejanya bu Citra. Ane sedikit melirik Ayu sambil sedikit senyum. Ayu juga melirik ane, tp tidak membalas senyum ane dan mukanya tampak datar-datar saja. Sial, gerutu ane dalam hati.
Bu citra langsung bergegas keluar kelas dan menuju parkiran. Sementara ane sibuk memasukkan dompet ke dalam tas. Ayu juga tampak memasukkan buku-bukunya ke tas.
“Kamu yg besok mewakili IPA ya?”
“Iya”, jawab Ayu singkat.
“Semoga berhasil ya”, ane memandang Ayu.
“Iya, semoga kamu juga berhasil”, Ayu balas memandang ane, tapi masih dengan muka datar. Ayu bergegas keluar kelas. Ane memandang langit, kayaknya sudah agak gerimis.
Ane pun juga segera keluar kelas. Entah gimana caranya, ternyata Ayu sudah tidak kelihatan. Mungkin dia lari. Ane pun berjalan cepat menuju gerbang. Sampai depan gerbang ternyata langsung deras hujannya. Ah, sial banget. Padahal kalo nunggu angkot harus jalan kaki sekitar 100 meter untuk ke halte. Itupun didepan sono harus nglewatin kuburan juga. Mana udah hampir malam ini.
Hujan semakin deras. Ane lihat sudah jam 5 sore. Tiba-tiba dari kejahuan tampak ada orang lari2 menuju arah gerbang sekolah. Samar2 ternyata Ayu yg lari menuju sekolah. Ayu semakin mendekat. Dia pun sampai di gerbang sambil mendekap tasnya di depan. Dia basah kuyup. Bajunya putih dan basah itu yg membuat tampak samar bahwa Ayu pake bra pink dari belakang. Ketika tasnya ditaruh bawah dan kerudungnya agak disingkap ke samping tampak samar putih tubuhnya dengan bra pink. Pikiran ane agak negatif waktu itu, tp ane berusaha mengontrol diri.
“Kamu kok hujan-hujan Ayu? Gimana dingin?”
“Iya, td padahal udah lari, eh pas sampai depan kuburan langsung deras. Masak mau berteduh di gerbang kuburan. Takut aku.”
Jawab ayu sambil menggigil.
“Waduh, kamu kok menggigil gitu. Ayo kita ke ruang loker. Kayaknya aku ada baju ganti disana, ini ada handuk kecil”, aku mengambil handuk dalam tas. Lalu bersama ayu, kami menuju ke ruang loker khusus para ketua kelas.
Lalu ane bukak loker ane. Biasanya ane memang meninggalkan baju seragam cadangan di loker. Ane ambil seragam dan celana panjang ane dan mencari plastik agak besar. Lalu ane keluar menuju Ayu.
“Ini ada baju dan celana panjang saya Ayu, lekas ganti baju saja, nanti masuk angin kamu. Terus ini plastik untuk baju-baju basah kamu”
Ayu pun menerima baju dan celana ane. Dia langsung bergegas menuju toilet wanita. 10 menit lamanya Ayu berganti baju. Ketika keluar toilet ternyata dia tidak pake kerudung. Rambutnya begitu lurus menambah kecantikannya. Ketika Ayu sudah mendekat, betapa kagetnya ane ternyata Ayu tidak pake bra. Payudara mungil tapi kencang dan mancung tampak samar dari bajunya yg agak kekecilan. Ane pun salah tingkah melihat ayu yg seperti itu. Menyadari itu, Ayu pun langsung menunduk dan menggendong tas di depan.
“Tunggu bentar ya Ayu”
“Mau kemana kamu?”
“Ke mushola”
Ane ingat bahwa ane seminggu yg lalu lupa meninggalkan surban hitam ane disana dan belum di ambil sampe sekarang. Dalam perjalanan ke musola, pikiran ane terbayang-bayang payudara ranum Ayu tadi. Ane pun menduga-duga bawahannya tidak pake cd.
Setelah mengambil sorban, ane langsung ngasihkan sorban itu ke Ayu. Ayu pun paham maksud ane. Entah sengaja atau tidak, tanpa berbalik dia langsung menurunkan tasnya. Otomotis tampak samar lagi di hadapan ane payudara ranum Ayu. Aku pun salah tingkah lagi melihat itu, tp Ayu gak sadar kalu dia ane perhatiin. Lalu menunduk mengambil peniti dari dalam tasnya. Dengan singkat Ayu berkerudung dengan sorban ane tadi. Lalu dia menggedong tasnya lagi.
“Makasih ya feri”, kali ini dia tersenyum pada ane, atau mungkin lebih tepatnya mencoba tersenyum.
” Iya sama-sama, ini ada minyak angin, barangkali di jalan dingin nanti”.
Ayu menerima minyak angin itu, “iya terima kasih Feri. Maaf ya, aku harus segera pulang. Khawatir angkotnya habis nanti.”
Ane lihat langit, ternyata sudah reda. Ayu pun berjalan cepat meninggalkan ane. Ane pun masih tak habis pikir. Padahal kita kan satu halte disana. Kenapa, gak bareng-bareng saja kesana.

Bersambung

 

===========================================================

Pernah dengar Poker Online / Domino 99 / Domino Kiu Kiu  / Domino QQ Online? Pasti pernah dong..?? Di PokerKiuKiu, kalian bisa main poker dan domino online dengan aman dan nyaman. Pelayanan CS ramah dan SUPER CEPAT, dengan minimal depo hanya 15.000 saja. Selain itu BONUSnya banyak dan GAK PAKE SYARAT…!!

Bonus Deposit PokerKiuKiu Tanpa Limit dan Tanpa Syarat
Bonus Deposit PokerKiuKiu Tanpa Limit dan Tanpa Syarat

Main dan kumpulkan poin untuk ditukarkan dengan bonus deposit yang bisa Anda cek dan Anda klaim DISINI. Semakin banyak Anda bermain dan semakin banyak poin yang terkumpul, maka akan semakin banyak pula bonus yang bisa Anda klaim. Bonus ini dapat Anda klaim kapan saja tanpa batas waktu. Tidak perlu menunggu satu minggu untuk dapat menikmati bonus di PokerKiuKiu

Leave a Reply

Name *
Email *
Website